
Dalam dunia industri kesehatan, legalitas menjadi hal yang sangat penting untuk menjamin keamanan dan kualitas produk yang beredar. Salah satu izin yang wajib dimiliki oleh pelaku usaha di bidang alat kesehatan adalah IDAK (Izin Distributor Alat Kesehatan).
Apa itu IDAK ?
IDAK adalah izin resmi yang diberikan oleh pemerintah kepada perusahaan untuk dapat melakukan kegiatan distribusi alat kesehatan di Indonesia. Izin ini menjadi bukti bahwa perusahaan telah memenuhi standar dan persyaratan yang ditetapkan oleh regulator, khususnya Kementerian Kesehatan.
Siapa yang Wajib Memiliki IDAK?
IDAK wajib dimiliki oleh:
- Perusahaan yang mendistribusikan alat kesehatan
- Penyalur alat kesehatan (PAK)
- Importir alat kesehatan
- Distributor resmi produk alkes
Tanpa IDAK, perusahaan tidak diperbolehkan melakukan kegiatan distribusi alat kesehatan secara legal.
Kenapa IDAK Penting?
Memiliki IDAK memberikan banyak keuntungan, di antaranya:
- Legalitas usaha terjamin
- Meningkatkan kepercayaan klien dan mitra bisnis
- Mempermudah kerja sama dengan rumah sakit dan instansi pemerintah
- Menghindari sanksi hukum
Persyaratan Umum Mengurus IDAK
Beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi antara lain:
- Memiliki badan usaha (PT)
- Memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB)
- Memiliki tenaga teknis (minimal D3/S1 terkait)
- Memiliki gudang yang sesuai standar
- Memenuhi ketentuan CDAKB (Cara Distribusi Alkes yang Baik)
Proses Pengurusan IDAK
Proses pengurusan IDAK meliputi:
- Persiapan dokumen perusahaan
- Pengajuan melalui sistem OSS
- Verifikasi dokumen oleh instansi terkait
- Pemenuhan komitmen (termasuk inspeksi jika diperlukan)
- Penerbitan izin
Butuh Bantuan Pengurusan IDAK?
BUMConsultant siap membantu Anda dalam proses pengurusan IDAK secara cepat, tepat, dan sesuai regulasi. Didukung oleh tim profesional dan berpengalaman, kami telah membantu ratusan klien di seluruh Indonesia.
Hubungi kami sekarang untuk konsultasi GRATIS!


Tinggalkan Balasan